September 27, 2022

Di era serba digital juga transisi menuju endemi ini, para pelaku usaha kecil menengah (UKM) dalam negeri berupaya untuk naik kelas dan mempertahankan bisnisnya. Berbagai strategi dilakukan agar bisa menjaring pasar lebih luas dan tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.

Seperti yang dilakukan oleh PT Consina Segara Alam, produsen perlengkapan aktivitas luar ruangan atau outdoor dengan merek Consina. Perusahaan mengedepankan inovasi dan kreativitas untuk membuat konsumen menggunakan produk mereka.

CEO PT Consina Segara Alam, Disyon Toba mengatakan, dua hal tersebut menjadi kunci untuk mengembangkan usaha agar produk yang dihasilkan tidak tertinggal oleh kompetitor dengan jenis produk yang sama.

“Inovasi yang kita lakukan membuat pelanggan tidak meninggalkan kita. Hal itu dikarenakan kita selalu mencoba untuk membuat produk yang sesuai dengan karakter masyarakat,” kata Disyon dalam acara webinar webinar Win Local, Go Global – Bangga UKM Indonesia, yang digelar Katadata bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Selasa (28/6).

Ia menjelaskan, penciptaan produk yang sesuai dengan karakter masyarakat juga dapat memperluas jangkauan pasar dari suatu produk. Menurutnya, selain menciptakan tren produk terbaru, proses adaptasi dengan kebiasaan masyarakat dan perkembangan zaman membuat pengusaha tidak kehilangan cara untuk menciptakan produk yang dibutuhkan pelanggan.

Adapun, strategi lain untuk memperluas jangkauan pasar yakni dengan berfokus pada arah dan target pasar dari produk yang diciptakan. Selain itu, para pengusaha juga dituntut aktif dalam mengikuti kegiatan atau event yang sesuai dengan karakter produk buatannya.

“Kalau kita biasa ikut kegiatan mendaki gunung atau hiking, dan lebih banyak mengajak karyawan melakukan kegiatan serupa agar mereka merasakan kebutuhan akan produk yang kita buat,” kata dia.

Sementara itu, Care Taker dan Founder NIION Adit Yara mengatakan bahwa, strategi pemasaran tiap usaha harus disesuaikan dengan produk yang dibuat. Namun, kunci utama untuk mempermudah pemasaran yakni dengan memanfaatkan media sosial, juga opinion leader, seperti yang saat ini dikenal dengan sebutan selebgram.

“Yang paling penting kita perkuat di media sosial. Bagaimana kita mengedukasi dan membuat para opinion leader itu menyukai produk kita untuk kemudian mereka promosikan di media sosialnya masing-masing,” kata Adit.

Ia juga menambahkan, bahwa saat ini masyarakat Indonesia tidak hanya mementingkan inovasi produk, namun dipasarkan dengan harga yang terjangkau.

Sebagai informasi, Consina merupakan perusahaan yang memproduksi barang-barang untuk kegiatan luar ruangan, seperti mendaki gunung, kemah, lari dan bersepeda. Produk Consina antara lain, tenda, sepatu, tas carrier, dan trekking pole. Sementara, NIION adalah brand lokal asal Bandung yang memproduksi berbagai tas kasual yang mengunggulkan penggunaan bahan nylon polyester pada sebagian besar produknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.