June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

2 Gejala Sakit Kepala Berpotensi sebagai Tanda Stroke

2 min read

tabloidpengusaha.com – Sakit kepala adalah salah satu gangguan kesehatan yang umumnya tidak disukai oleh semua orang. Sebab, keluhan yang muncul secara mendadak ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Biasanya, sakit kepala muncul tiba-tiba, tanpa penyebab jelas, dan cepat mereda. Namun, gejala yang cepat hilang ini sering kali membuat banyak orang menganggap remeh sakit kepala.

Padahal, ada beberapa jenis gejala sakit kepala yang sebaiknya tidak diabaikan karena bisa menjadi tanda penyakit serius.

Dokter spesialis saraf, dr. Istiana Sari, menjelaskan bahwa ada dua jenis sakit kepala yang umumnya dialami manusia, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder.

“Nyeri kepala primer disebabkan oleh perilaku sehari-hari yang tidak baik, seperti kurang tidur, telat makan yang dapat menyebabkan migrain, sakit kepala cluster, dan sakit kepala tegang,” kata dr. Istiana, dikutip pada Selasa (14/11/2023). Di sisi lain, ia menyebutkan bahwa sakit kepala sekunder umumnya terjadi akibat penyakit tertentu, seperti sinusitis akut, sakit gigi, infeksi telinga, cedera kepala, hipertensi, tumor otak, stroke, hingga gangguan pembuluh darah otak.

“Sakit kepala merupakan keluhan yang sering dialami setiap orang dan biasanya disebabkan oleh gangguan otot di sekitar kepala, serta gangguan pembuluh darah,” jelas dr. Istiana, dikutip pada Selasa (14/11/2023).

“Nyeri kepala yang muncul secara mendadak dapat disebabkan oleh stroke, infeksi sinusitis, pharyngitis (radang tenggorokan), dan otitis (radang telinga),” tambahnya.

Gejala sakit kepala yang perlu diwaspadai:

  1. Sakit Kepala Mendadak dan Sangat Menyiksa Menurut dr. Istiana, ada beberapa tanda nyeri kepala yang harus diwaspadai dan memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti nyeri kepala yang disertai masalah penglihatan, muntah, perubahan fungsi kognitif, kebingungan, leher kaku, hingga kehilangan kesadaran.

dr. Istiana menjelaskan bahwa sakit kepala mendadak dan sangat menyiksa tidak boleh dianggap enteng dan segera harus diperiksa oleh dokter. Hal ini karena gejala tersebut dapat menjadi tanda pecahnya pembuluh darah di otak, yang umumnya dialami oleh penderita stroke.

  1. Sakit Kepala dengan Demam dan Nyeri Leher Jika seseorang mengalami sakit kepala bersamaan dengan demam dan kaku pada tengkuk leher, dr. Istiana menyarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Ketiga gejala ini dapat menjadi indikasi radang otak atau ensefalitis, serta radang selaput otak atau meningitis.

Sebagai catatan, apabila seseorang mengalami sakit kepala yang hebat, segera periksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk evaluasi lebih lanjut. Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah, CT scan, MRI, dan Elektroensefalografi (EEG) jika diperlukan, guna menentukan penyebab sakit kepala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *