June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

China Membangun Internet 1.200 Gbps, Jauh Mengungguli RI

2 min read

tabloidpengusaha.com – China Membangun Jaringan Internet 1.200 Gbps, Perbandingan dengan RI

China sedang membangun jaringan internet dengan kecepatan sekitar 1,2 Terabit atau 1.200 Gigabit per detik (Gbps). Huawei, produsen teknologi China, menyebut kapasitas ini cukup cepat untuk mentransfer 150 film dalam satu detik.

Layanan internet ini tidak ditujukan untuk rumah tangga, melainkan diproyeksikan untuk berdampak luas terhadap dunia usaha, transfer informasi yang lebih cepat, keuntungan perdagangan saham, dan implikasi keamanan nasional lainnya.

Dalam konferensi pers, Huawei dan China Mobile secara resmi meluncurkan backbone generasi berikutnya, berkolaborasi dengan Universitas Tsinghua di Beijing dan Cernet, sebuah jaringan pendidikan dan penelitian yang didanai oleh pemerintah China.

Jaringan backbone adalah infrastruktur jaringan yang memindahkan lalu lintas internet ke lokasi geografis yang berbeda dan dapat mendukung transfer data yang membutuhkan teknologi seperti 5G dan kendaraan listrik.

Jaringan baru ini menggunakan kabel serat optik sepanjang 1.800 mil atau sekitar 2.897 km antara Beijing dan wilayah selatan. Namun, rincian rencana ekspansi ke seluruh negeri belum diungkap.

Rencana ini telah dimulai dan menjalani pengujian pada musim panas ini, sekitar dua tahun lebih cepat dari perkiraan para ahli.

Peluncuran ini terjadi saat Presiden Biden bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di San Francisco, Rabu (15/11), dalam menghadapi ketegangan berbulan-bulan antara kedua negara adidaya tersebut.

Xi sebelumnya menyatakan bahwa pengembangan jaringan backbone akan menjadikan China sebagai “kekuatan dunia maya” dan “mempercepat promosi teknologi inti Internet.”

Wu Jianping, profesor di departemen ilmu komputer dan teknologi Universitas Tsinghua yang mengawasi proyek backbone, mengatakan dalam siaran pers bahwa sistem tersebut, termasuk perangkat lunak dan perangkat keras, dibuat di China, diproduksi, dan dikendalikan secara independen.

Ia juga menyebutnya sebagai jaringan tercanggih di dunia.

Ini bukan kali pertama peluncuran teknologi besar bersamaan dengan kunjungan ke AS. Huawei meluncurkan ponsel pintar Mate 60 Pro, yang dilengkapi dengan chip 5G terobosan buatan China, saat beberapa diplomat AS mengunjungi negara itu pada akhir musim panas.

Pemerintah AS kemudian mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki bagaimana Huawei akan memiliki teknologi untuk membuat chip tersebut menyusul upaya besar-besaran AS untuk membatasi akses China terhadap teknologi chip asing.

Perbandingan dengan RI

Berdasarkan data Speedtest per Oktober, jaringan tetap atau fixed broadband tercepat di dunia dimiliki oleh Singapura dengan kecepatan 264,15 Mbps. Sementara itu, Indonesia berada di peringkat 124 dengan kecepatan 28,28 Mbps.

Untuk level kota, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, menjadi yang tercepat dengan kecepatan jaringan tetap 283,12 Mbps. Sementara itu, Jakarta Selatan berada di peringkat 131 dengan kecepatan 36,83 Mbps.

Indonesia juga memiliki daerah lain dengan kecepatan internet jaringan tetap yang lebih baik, seperti Mengwi, Badung, Bali, dengan kecepatan 52,30 Mbps untuk download dan 50,30 Mbps untuk upload.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *