June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

Meta Diduga Mengembangkan Algoritma yang Menyebabkan Kecanduan Instagram pada Anak

2 min read

tabloidpengusaha.com – Meta Diduga Melanggar Undang-Undang Perlindungan Privasi Anak dengan Algoritma Instagram

Meta dihadapkan pada tuduhan bahwa perusahaan ini dengan sengaja mengumpulkan data pribadi dari akun anak-anak tanpa persetujuan orang tua dan memanfaatkan kerentanan psikologi remaja untuk menciptakan ketergantungan pada platform Instagram. Menurut dokumen gugatan federal, Meta secara sengaja menolak untuk menutup sejumlah besar akun anak-anak di bawah usia 13 tahun sejak 2019, sambil mengumpulkan informasi pribadi tanpa izin orang tua.

Jaksa agung dari 33 negara bagian di AS menuduh Meta menerima lebih dari satu juta laporan pengguna di bawah usia 13 tahun di Instagram, tetapi hanya menonaktifkan sebagian kecil dari akun-akun tersebut. Gugatan mengungkapkan email internal yang membahas mengapa beberapa akun gadis berusia 12 tahun tidak dihapus, dengan alasan bahwa perwakilan Meta tidak dapat memastikan dengan pasti usia pengguna tersebut.

Gugatan federal ini meminta pengadilan untuk melarang Meta dari praktik-praktik yang dituduhkan sebagai pelanggaran hukum, dengan sanksi perdata mencakup denda ratusan juta dolar AS. Meta dituduh melanggar undang-undang perlindungan konsumen di berbagai negara bagian dan Peraturan Perlindungan Privasi Online Anak-anak (COPPA), yang melarang pengumpulan informasi pribadi anak-anak di bawah 13 tahun tanpa izin orang tua.

Gugatan juga menyoroti bahwa Meta sengaja menciptakan produk yang membuat ketagihan dan berbahaya bagi anak-anak. Frances Haugen, penggugat yang sebelumnya membocorkan dokumen internal Meta, mengklaim bahwa Instagram mengarahkan anak-anak ke konten terkait gangguan makan. Dokumen perusahaan juga menunjukkan pemahaman Meta tentang bagaimana algoritma dan fitur platformnya dapat memanipulasi psikologi remaja, memicu pelepasan dopamin secara selang-seling dan menciptakan siklus konsumsi yang membuat ketagihan.

Meta merespons gugatan tersebut dengan menyatakan bahwa perusahaan telah berusaha selama satu dekade terakhir untuk membuat pengalaman online yang aman bagi remaja dan memiliki lebih dari 30 alat untuk mendukung mereka. Mereka juga mengakui bahwa verifikasi usia adalah tantangan kompleks dalam industri ini, dan mendukung undang-undang federal yang mengharuskan toko aplikasi untuk mendapatkan persetujuan orang tua setiap kali remaja di bawah 16 tahun mengunduh aplikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *