June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

WTO Menyetujui Permintaan RI untuk Meninjau Ulang Bea Masuk Biodiesel Uni Eropa

2 min read

tabloidpengusaha.com – Malam Senin (27/11), badan penyelesaian perselisihan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyetujui pembentukan panel untuk meninjau bea masuk yang dikenakan Uni Eropa (UE) terhadap impor biodiesel dari Indonesia. Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Norwegia, Federasi Rusia, Thailand, Singapura, Jepang, Kanada, Tiongkok, Argentina, dan Türkiye, mencadangkan hak pihak ketiga mereka untuk berpartisipasi dalam proses panel, berdasarkan keterangan dari WTO yang dilansir Reuters.

Pada bulan Agustus lalu, Indonesia telah meminta konsultasi sengketa WTO dengan UE terkait pengenaan bea masuk atas impor biodiesel. Namun, setelah konsultasi tersebut tidak mencapai kesepakatan, bulan lalu Indonesia meminta WTO untuk membentuk badan penyelesaian perselisihan, yang sebelumnya tidak diterima oleh UE.

Budi Santoso, pejabat senior Kementerian Perdagangan Indonesia, menyatakan bahwa upaya membawa kasus ini ke WTO sangat strategis untuk menjaga akses pasar produk biodiesel Indonesia di pasar UE yang saat ini dikenakan bea masuk countervailing sebesar 8 persen hingga 18 persen. Bea masuk imbalan tersebut berlaku selama lima tahun, mulai 10 Desember 2019 hingga 10 Desember 2024, tambah Budi.

Paulus Tjakrawan, Ketua Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia, mengungkapkan bahwa bea masuk tersebut memberatkan eksportir biodiesel Indonesia, dan dia berharap panel WTO dapat segera memulai proses hukumnya.

Sebelumnya, Uni Eropa menyelidiki biodiesel Indonesia, mengecek apakah Indonesia mengekspor komoditas tersebut melalui China dan Inggris untuk menghindari kewajiban bea masuk biodiesel UE. Uni Eropa adalah tujuan terbesar ketiga bagi produk minyak kelapa sawit dari Indonesia dan pasar penting bagi biodiesel, sementara Indonesia sendiri adalah produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia.

Penyelidikan Uni Eropa ini merupakan respons terhadap permintaan dari European Biodiesel Board, sebuah asosiasi produsen biodiesel Eropa, yang mengandung bukti cukup bahwa tindakan pemulihan kewajiban yang ada terhadap impor produk yang bersangkutan dihindari dengan impor produk yang sedang diselidiki, seperti yang diungkapkan oleh Komisi Eropa dalam jurnal resmi Uni Eropa, dikutip dari Reuters pada Jumat (18/8) lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *