June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

Penetapan UMK Tangerang hingga Cilegon Telah Dilakukan, Puncaknya Rp4,8 Juta

1 min read

tabloidpengusaha.com – Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar telah menetapkan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) untuk tahun 2024 di 8 daerah, mulai dari Tangerang hingga Cilegon. Keputusan ini diatur dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.293-Huk/2023 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Banten 2024, yang ditandatangani oleh Al Muktabar pada Kamis (30/11).

“Penetapan upah minimum kabupaten/kota didasarkan pada rekomendasi dari pemerintah kabupaten/kota dan sesuai dengan formula perhitungan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, sebagaimana diubah oleh PP Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas PP Nomor 36 tentang Pengupahan,” demikian disampaikan dalam kutipan pertimbangan Al Muktabar dalam salinan Keputusan Gubernur 561/2023.

Dalam kebijakan tersebut, Kota Tangerang mencatatkan kenaikan UMK tertinggi sebesar 3,83 persen menjadi Rp4.760.289,54. Sementara itu, Kabupaten Pandeglang mengalami kenaikan UMK terendah, hanya naik 1,03 persen menjadi Rp3.010.929,87.

Secara nominal, UMK tertinggi berlaku di Kota Cilegon sebesar Rp4.815.102,8, sementara UMK Kabupaten Lebak merupakan yang terendah dengan Rp2.978.764,69.

Berikut adalah daftar kenaikan UMK untuk 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten:

  1. UMK Kabupaten Pandeglang
    Dari Rp2.980.351,46 menjadi Rp3.010.929,87 (naik 1,03 persen)
  2. UMK Kabupaten Lebak
    Dari Rp2.944.665,46 menjadi Rp2.978.764,69 (naik 1,16 persen)
  3. UMK Kabupaten Serang
    Dari Rp4.492.961,28 menjadi Rp4.560.894,85 (naik 1,51 persen)
  4. UMK Kabupaten Tangerang
    Dari Rp4.527.688,52 menjadi Rp4.601.988 (naik 1,64 persen)
  5. UMK Kota Tangerang
    Dari Rp4.584.519,08 menjadi Rp4.760.289,54 (naik 3,83 persen)
  6. UMK Kota Tangerang Selatan
    Dari Rp4.551.451,70 menjadi Rp4.670.791 (naik 2,62 persen)
  7. UMK Kota Cilegon
    Dari Rp4.657.222,94 menjadi Rp4.185.102,80 (naik 3,39 persen)
  8. UMK Kota Serang
    Dari Rp4.090.799,01 menjadi Rp4.148.602 (naik 1,41 persen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *