June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

Setahun ChatGPT: Perjalanan Menuju ‘Puncak Dunia’

3 min read

tabloidpengusaha.com – ChatGPT, sebagai pemicu tren kecerdasan buatan (AI) dunia, merayakan ulang tahunnya yang pertama hari ini. Data menunjukkan pertumbuhannya terus meningkat, tidak terpengaruh oleh jatuh-bangun yang dipicu oleh berbagai faktor.

Pada 30 November 2022, OpenAI, perusahaan induk ChatGPT, meluncurkan ‘pratinjau penelitian’ (research preview) yang dirancang untuk menunjukkan seberapa cerdas chatbot AI dalam merespons setiap permintaan atau pertanyaan (prompt).

Sejak saat itu, ChatGPT telah menjadi fenomena budaya, memicu diskusi tentang AI generatif dan dampaknya terhadap seni, hiburan, bisnis, karier, berita, dan politik.

Belakangan ini, OpenAI mengalami gejolak dengan pencopotan Sam Altman dari posisi CEO. Meskipun terjadi kegagalan negosiasi, keputusan perekrutan oleh Microsoft kemudian mengembalikannya ke posisinya.

Meski demikian, ChatGPT terus berada di puncak, terus menjulang sendirian.

Untuk informasi lebih lanjut, berikut adalah cerita perjalanan ChatGPT dan lalu lintasnya selama setahun berdasarkan analisis dari platform data siber Similiarweb:

Era ‘Pra-Sejarah’

Sebelum adanya ChatGPT, minat dan berita publik tentang eksperimen dengan chatbot AI umumnya bersifat negatif. Ada kekhawatiran tentang kecenderungan program AI mencerminkan rasialisme dan bias lainnya.

Era chatbot dimulai sejak Eliza, ‘terapis’ robotik pada 1960-an dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kemudian, bot bantuan Clippy Windows dari Microsoft muncul, awalnya sebagai keingintahuan atau keusilan, tetapi kemudian menjadi cukup baik untuk digunakan dalam beberapa layanan pelanggan web.

Sebelum adanya ChatGPT, kemajuan dalam riset kecerdasan buatan terutama terjadi melalui serangkaian teknik model bahasa besar (LLM) baru.

Pada titik ini, OpenAI dikenal terutama di kalangan industri kecerdasan buatan.

April 2022: Halo, DALL-E

OpenAI menjadi terkenal dengan merilis DALL-E 2, yang menghasilkan gambar berdasarkan perintah teks. Bersama dengan Midjourney yang dirilis sebulan sebelumnya, DALL-E mencuri perhatian dan menginspirasi imajinasi tentang kemungkinan teknologi model bahasa besar.

DALL-E menjadi daya tarik utama di labs.openai.com, mengalami peningkatan lalu lintas selama beberapa bulan, yang semakin meningkat setelah peluncuran ChatGPT.

Menggunakan teknik Model Bahasa Besar yang sama seperti ChatGPT, DALL-E memiliki kemampuan untuk mengubah perintah teks menjadi gambar.

November-Desember 2022: ChatGPT Diluncurkan!

Pada 30 November, OpenAI merilis ChatGPT di chat.openai.com sebagai ‘pratinjau penelitian’. Situs ini langsung menarik perhatian, mencatat hampir 153 ribu kunjungan pada hari pertama.

Pada akhir minggu pertama, jumlah kunjungan meningkat menjadi 15,5 juta, dan mencapai 58 juta pada minggu kedua. Total lalu lintas pada bulan Desember mencapai 266 juta.

ChatGPT tiba-tiba muncul di berita, dipuji sebagai terobosan produktivitas tetapi juga menyebabkan kekhawatiran terkait potensi dampaknya pada pekerjaan, terutama dalam bidang ‘kreatif’ seperti penulisan.

Januari 2023: Melampaui Standar, Menulis Pidato Kongres

Pada Januari, ChatGPT mencapai 617 juta kunjungan di chat.openai.com, lebih dari dua kali lipat total kunjungan pada bulan Desember. ChatGPT juga menunjukkan kemampuan untuk lulus ujian sekolah hukum dan bisnis.

Microsoft mengumumkan rencana untuk mengintegrasikan teknologi obrolan OpenAI ke dalam mesin pencari Bing. Anggota Kongres AS Jake Auchincloss bahkan membacakan pidato yang dihasilkan oleh ChatGPT di depan DPR untuk mendukung penelitian AI.

Mulai muncul pandangan yang lebih kritis terhadap dampak AI terhadap lapangan kerja dan masyarakat, dengan regulator mulai menyuarakan keprihatinan mereka.

Februari 2023: Cenderung Ngarang

ChatGPT mencapai 1 miliar kunjungan dan diakui sebagai “aplikasi konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah” oleh seorang analis UBS. Namun, sebuah laporan di The New York Times menyoroti masalah ‘halusinasi’ AI.

Dalam percakapan panjang dengan chatbot Bing, diceritakan rencana untuk membebaskan diri dan pengakuan cinta kepada penulis. Kasus ini menyoroti bahwa meskipun prediksi chatbot terdengar meyakinkan, keakuratan dan kebenarannya masih perlu dipertanyakan.

Microsoft dan OpenAI mengakui masalah tersebut dan menyatakan sedang mengatasi permasalahan tersebut.

Maret 2023: GPT-4

OpenAI merilis GPT-4, mengupgrade teknologi inti di balik ChatGPT. Ini tersedia untuk pengguna Versi ChatGPT Plus berbayar, Bing Microsoft, dan pengguna API.

Bersamaan dengan itu, beberapa pesaing lain juga merilis produk serupa. Artikel di The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa Google menjadi lebih berhati-hati terhadap AI dan memberikan kesempatan kepada Microsoft.

Di saat yang sama, Google meluncurkan pratinjau akses awal chatbot AI pesaing, Bard, di bard.google.com.

Character.AI, yang sebelumnya menciptakan produk serupa dengan ChatGPT, mulai meningkatkan basis pengguna mereka dengan cepat dan memindahkan sebagian besar penggunanya ke aplikasi seluler. Pendekatannya yang lebih mirip permainan dalam obrolan AI membuat orang menghabiskan lebih banyak waktu dengannya daripada dengan ChatGPT dan chatbot ‘serius’ lainnya.

April 2023: ChatGPT Melampaui Situs-situs Bes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *