June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

Mantan Direktur Utama Unilever Indonesia Menjual Saham UNVR Senilai Rp3,17 Miliar

2 min read

tabloidpengusaha.com – Mantan Direktur Utama PT Unilever Indonesia Tbk, Ira Noviarti, menjual 870 ribu saham di perusahaan dengan kode UNVR. Jumlah ini setara dengan 0,002 persen dari modal yang ditempatkan dan disetorkan oleh perseroan. Dilansir dari surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (29/11), penjualan saham ini dilakukan untuk “keperluan pendidikan anak”.

Harga rata-rata penjualan saham adalah Rp3.650 per saham. Jumlah 870 ribu saham ini mencakup seluruh kepemilikan saham UNVR yang dimiliki oleh Ira. Penjualan tersebut terjadi pada 2 November 2023, dan dari transaksi tersebut, Ira memperoleh dana sebesar Rp3,17 miliar.

Ira memimpin perusahaan multinasional tersebut dan menjabat sebagai Presiden Direktur sejak 25 November 2020. Selama kepemimpinan Ira, saham UNVR mengalami koreksi sebesar 53,7 persen dari 25 November 2020 hingga 1 November 2023.

Harga saham UNVR berada di posisi Rp10 ribu per lembar saham pada 1 Februari 2019. Namun, per 1 November 2023, saham UNVR turun menjadi Rp3.580 per lembar saham. Dalam periode ini, saham UNVR mengalami penurunan sebesar 64,2 persen.

Sekretaris Perusahaan, Nurdiana Darus, melaporkan perubahan kepemilikan saham ini kepada OJK sesuai dengan Peraturan OJK No 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Ira Noviarti keluar dari Unilever Indonesia pada 24 Oktober 2023, dengan alasan pribadi. Selang sebulan setelahnya, dua direktur lain, yaitu Shiv Sahgal dan Sandeep Kohli, juga mengajukan pengunduran diri pada Kamis (23/11), dengan alasan yang sama seperti Ira.

Nurdiana memastikan bahwa kinerja perusahaan tidak terganggu meskipun tiga petingginya mengundurkan diri dalam waktu singkat. Menurutnya, tidak ada dampak signifikan terhadap operasional perusahaan, dan kondisi keuangan tetap stabil. Meski begitu, Unilever mengalami dampak dari aksi boikot pro Israel yang merajalela di Indonesia, terlihat dari terus menurunnya harga saham emiten UNVR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *