June 15, 2024

Tabloidpengusaha.com

Tabloid Pengusaha | tabloid online | majalah online | majalah digital | majalah marketing

Ini Syarat UMKM Bisa Jualan Lewat Vending Machine BUMN

2 min read

Tabloidpengusaha.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan vending machine atau mesin penjualan otomatis untuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Nantinya, vending machine ini tersedia di tempat-tempat perusahaan plat merah, seperti stasiun kereta, bandara, hingga pelabuhan.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut di luar negeri, seperti China dan Jepang menggunakan mesin penjualan otomatis untuk memasarkan produk lokal. Untuk itu, pihaknya sedang membudayakan program tersebut dan ditempatkan di lokasi yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

Sementara untuk target sendiri, Arya menyebut akan ada 80 vending machine yang tersedia di lokasi-lokasi strategis, seperti pelabuhan, bandara, dan stasiun kereta.

“(Targetnya) 80 vending machine di semua BUMN. Jadi, nanti 80 (vending machine) itu ada di bandara, stasiun kereta, nanti pelabuhan, kantor-kantor BUMN. Kemudian kita pengen juga di kapal sekarang kan bisa beli,” kata Arya saat ditemui awak media, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang

Adapun, sejumlah syarat untuk mengikuti program ini. Arya menjelaskan yang terpenting pelaku UMKM sudah menjadi anggota binaan Rumah BUMN.

Sebagai informasi, Rumah BUMN merupakan wadah bagi BUMN untuk mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai kegiatan, mulai dari diberikan akses permodalan, pelatihan dan pembinaan, hingga pemasaran.

Selain itu, produk UMKM juga harus memiliki sejumlah sertifikasi dan kualitas yang bagus. Di antaranya, sertifikasi halal dan lulus Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Syaratnya yang pasti binaannya BUMN tersebut. Kemudian nanti produknya enak atau ga enak, bagus atau ga bagus. Kualitas produknya bagus naik ke sertifikasi, sertifikasi-nya halal BPOM kemudian naik lagi ke kemasan,” jelasnya.

Syarat tersebut sudah difasilitasi oleh BUMN. Dengan begitu, pelaku UMKM hanya perlu meningkatkan dari segi kualitas produk.

Dia pun berharap melalui program ini pelaku UMKM dapat bersaing dengan toko ritel. Apalagi, pihaknya tidak menarik biaya sewa untuk program tersebut.

“UMKM harus mampu (bersaing) apalagi kita nggak ada ambil biaya sewa nih. Kalau nggak mampu kita evaluasi apakah produknya apakah hargakah atau apa,” imbuhnya.

Sebelumnya, BUMN telah meluncurkan vending machine di beberapa lokasi, seperti stasiun kereta Gambir dan Gondangdia pada 22 Januari lalu. Hari ini, Selasa (30/1/2024) BUMN kembali meluncurkan vending machine di Bandara Soekarno-Hatta.

Vice President of Corporate Communications Angkasa Pura 2 Cin Asmoro mengatakan program ini melibatkan tiga perusahaan pelat merah, yakni Telkom Indonesia, PLN, dan BNI. Dia berharap dengan disediakannya vending machine ini dapat memaksimalkan komitmen untuk memajukan UMKM.

Dia menyebut program ini sangat efektif dan efisien karena mengusung konsep digital. Dia bilang nanti vending machine ini tersedia di semua bandara di Indonesia.

“Ini adalah bentuk kegiatan dan kolaborasi 3 BUMN, Telkom, PLN, dan BNI di mana Angkasa Pura 2 menyediakan tempat vending machine. Kami juga berharap dapat memaksimalkan komitmen untuk memajukan UMKM dan memasarkan produknya di pintu gerbang Indonesia,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *